AutoFS di Solaris

AutoFS memberikan mekanisme untuk me-mounting otomatis NFS file system sesuai permintaan dan me-umount otomatis pada periode ketika NFS filesystem tersebut tidak aktif / tidak digunakan. Pada tulisan ini saya akan berbagi tips bagaimana membuat autohome menggunakan AutoFS di solaris.

Apa gunanya autohome? autohome berguna untuk sentraliasi home directory user pada sebuah server, ini untuk memudahkan management user pada sebuah sistem. Apa saja yang diperlukan untuk lab ini? berikut yang harus anda persiapkan :

a. Mesin server
– Sun OS 5.10 or later
– ip address : 192.168.1.1

b. Mesin Clien
– Sun OS 5.10 or later
– ip address : 192.168.1.2

Oke, jika anda sudah mengkonfigurasi ip address pada setiap mesin mari kita lanjutkan ke tahap berikutnya.

1. Lakukan pada kedua mesin (server & client)
– Buat user dengan nama userb

# useradd -u 3002 -g 10 -m -d /export/home/userb -s /bin/ksh userb
# passwd userb
# passwd -f userb

opsi -f berfungsi untuk meminta userb memasukan password baru ketika pertama kali login

– edit /etc/passwd, rubah /export/home/userb menjadi /home/userb

# vi /etc/passwd

– edit /etc/auto_home dan definisikan autohome untuk userb dengan menambahkan baris berikut
userb 192.168.1.1:/export/home/userb

entry of /etc/auto_home

-bash-3.00# cat /etc/auto_home
#
# Copyright 2003 Sun Microsystems, Inc.  All rights reserved.
# Use is subject to license terms.
#
# ident "@(#)auto_home  1.6     03/04/28 SMI"
#
# Home directory map for automounter
#
+auto_home
userb 192.168.1.1:/export/home/userb

Continue reading

Melihat WWN number di Solaris

Sedikit tips untuk melihat WWN number di Solaris :

# fcinfo hba-port
HBA Port WWN: 21000024ff312274
        OS Device Name: /dev/cfg/c2
        Manufacturer: QLogic Corp.
        Model: 371-4325-02
        Firmware Version: 05.03.02
        FCode/BIOS Version:  BIOS: 2.02; fcode: 2.03; EFI: 2.01;
        Serial Number: 0402H00-1047879727
        Driver Name: qlc
        Driver Version: 20100301-3.00
        Type: unknown
        State: offline
        Supported Speeds: 2Gb 4Gb 8Gb
        Current Speed: not established
        Node WWN: 20000024ff312274
HBA Port WWN: 21000024ff312275
        OS Device Name: /dev/cfg/c3
        Manufacturer: QLogic Corp.
        Model: 371-4325-02
        Firmware Version: 05.03.02
        FCode/BIOS Version:  BIOS: 2.02; fcode: 2.03; EFI: 2.01;
        Serial Number: 0402H00-1047879727
        Driver Name: qlc
        Driver Version: 20100301-3.00
        Type: unknown
        State: offline
        Supported Speeds: 2Gb 4Gb 8Gb
        Current Speed: not established
        Node WWN: 20000024ff312275
HBA Port WWN: 21000024ff312252
        OS Device Name: /dev/cfg/c4
        Manufacturer: QLogic Corp.
        Model: 371-4325-02
        Firmware Version: 05.03.02
        FCode/BIOS Version:  BIOS: 2.02; fcode: 2.03; EFI: 2.01;
        Serial Number: 0402H00-1047879723
        Driver Name: qlc
        Driver Version: 20100301-3.00
        Type: unknown
        State: offline
        Supported Speeds: 2Gb 4Gb 8Gb
        Current Speed: not established
        Node WWN: 20000024ff312252
HBA Port WWN: 21000024ff312253
        OS Device Name: /dev/cfg/c5
        Manufacturer: QLogic Corp.
        Model: 371-4325-02
        Firmware Version: 05.03.02
        FCode/BIOS Version:  BIOS: 2.02; fcode: 2.03; EFI: 2.01;
        Serial Number: 0402H00-1047879723
        Driver Name: qlc
        Driver Version: 20100301-3.00
        Type: unknown
        State: offline
        Supported Speeds: 2Gb 4Gb 8Gb
        Current Speed: not established
        Node WWN: 20000024ff312253

Never stop learning

Tak terasa sudah hampir 4 bulan saya bekerja di Sun Microsystems Indonesia, yang kondisinya saat ini belum selesai masa transisinya atas akuisisi Sun oleh Oracle. Namun saya tak begitu memikirkan hal itu, karena hal tersebut sudah ada yang memikirkan yakni para pejabat setempat 😛 hehehe.

Saya sangat bersyukur sekali, banyak sekali yang bisa saya pelajari dari pengalaman pertama saya bekerja di perusahaan ini. Bekerja sebgai seorang System Support Engineer (SSE) harus siap dengan lingkungan dan problem-problem yang ada di customers, bayangkan ketika ada problem kita akan menjadi seorang dokter yang harus menyembuhkan problem tersebut. Beruntung saya punya banyak rekan engineer yang siap membantu ketika saya stuck dalam menghadapi problems yang ada di customers dari segi Hardware Sun dan sistem operasi Soalris.

Satu kata ketika menjadi SUN Engineer apalagi yang fresh seperti saya harus banyak baca dokumetnasi dan manual, walaupun saya semenjak kuliah sering belajar solaris namun saya harus banyak belajar lagi mengenai hardware SUN dari level desktop sampai high end server.

Seperti yang di katakan teman saya Aditya Visnu : “Teknologi informasi membuat manusia mnjadi pelajar seumur hidup” Cisco says: live to work, LEARN and play…. 😀